RAKYATSATU.COM, PINRANG - Pasangan Rezki dan Nurmiati harus bahagia karena mendapat anak empat sekaligus. Namun, salah satu bayinya meninggal dunia, di Rumah Sakit Umum Lasinrang Pinrang, Senin (5/9).
Dokter spesialis Anak dr Syahrir Rusdi di dampingi Kepala rumah sakit RSUD Pinrang dr Makbul mengatakan, pihaknya berhasil menjalankan persalinan dari bayi kembar empat ini. Hanya saja, pasca kelahiran bayi kembar di bawah normal atau prematur membuat petugas kesehatan harus membantunya dengan alat pernafasan.
"Salah satu bayi meninggal dunia karena kekurangan oksigen yakni bayi laki-lakinya, dari empat bayi satu di antaranya laki-laki dan tiga perempuan," kata Syahrir
Lanjut dia mengatakan petugas RSUD saat ini berupaya maksimal untuk merawat bayi kembar ini yang sedang mengalami kritis.
"Semua bayi kritis, sehingga kita berupaya bekerja maksimal untuk meneyelamatkan, ke empat bayi ini," tutupnya,
Dia menjelaskan keempat bayi kembar tersebut memiliki berat masing-masing 900, 700, 600 dan 400 gram.(Gun)
Dokter spesialis Anak dr Syahrir Rusdi di dampingi Kepala rumah sakit RSUD Pinrang dr Makbul mengatakan, pihaknya berhasil menjalankan persalinan dari bayi kembar empat ini. Hanya saja, pasca kelahiran bayi kembar di bawah normal atau prematur membuat petugas kesehatan harus membantunya dengan alat pernafasan.
"Salah satu bayi meninggal dunia karena kekurangan oksigen yakni bayi laki-lakinya, dari empat bayi satu di antaranya laki-laki dan tiga perempuan," kata Syahrir
Lanjut dia mengatakan petugas RSUD saat ini berupaya maksimal untuk merawat bayi kembar ini yang sedang mengalami kritis.
"Semua bayi kritis, sehingga kita berupaya bekerja maksimal untuk meneyelamatkan, ke empat bayi ini," tutupnya,
Dia menjelaskan keempat bayi kembar tersebut memiliki berat masing-masing 900, 700, 600 dan 400 gram.(Gun)