Iklan

Iklan

Wahyu Nugroho Menang di Sepang, Yamaha Racing Indonesia Catat Dua Kemenangan Beruntun

12 September 2026, 2:35 PM WIB Last Updated 2026-09-12T06:35:42Z

Yamaha Racing Indonesia mencatat dua kemenangan beruntun di ARRC 2026.


RAKYATSATU.COM, JAKARTA - Yamaha Racing Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. 


Setelah mencetak sejarah dengan kemenangan perdana di kelas SS600 pada putaran keempat di Mandalika, tim kembali menorehkan hasil impresif pada seri kelima di Sepang International Circuit, Malaysia.


Wahyu Nugroho menjadi sorotan setelah berhasil meraih podium pertama Race 2 kelas SS600. Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan kedua secara beruntun bagi pebalap asal Boyolali, Jawa Tengah, setelah sebelumnya berjaya pada Race 2 di Mandalika.


Di Sepang, Wahyu juga tampil konsisten dengan mengamankan posisi ketiga pada Race 1. Tambahan poin dari dua balapan tersebut membuatnya tetap berada di posisi keempat klasemen sementara SS600 dengan koleksi 137 poin.


Performa tersebut melanjutkan tren positif Wahyu sepanjang musim 2026. Sebelum tampil di Sepang, ia juga finis keenam pada Race 3 ST600 All Japan Road Race Championship di Motegi, Jepang, serta meraih kemenangan pada seri ketiga kelas National Sport 600cc Kejurnas Mandalika Racing Series.


Rekan setimnya, M Faerozi, juga menunjukkan perkembangan positif. Sempat finis di posisi ke-11 pada Race 1 akibat kendala teknis, Faerozi bangkit pada Race 2 dan mampu mengakhiri balapan di posisi keempat.


Hasil tersebut menambah koleksi poin Faerozi menjadi 72 poin sekaligus mengantarkannya naik satu tingkat ke posisi kedelapan klasemen sementara SS600.


Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai hasil di Sepang menjadi bukti konsistensi Yamaha Racing Indonesia setelah mencatat sejarah di Mandalika.


“Perolehan istimewa seri 5 ini merupakan konsistensi Yamaha Racing Indonesia melanjutkan history yang diwujudkan sebelumnya di Mandalika. Kemenangan beruntun di kelas SS600 dalam dua seri terakhir memperlihatkan kapabilitas kompetitif para rider menghadapi rival-rival mereka,” ungkap Wahyu.


Menurutnya, performa Wahyu menjadi salah satu kunci keberhasilan Yamaha Racing Indonesia di Sepang. Sementara Faerozi mampu bangkit setelah mengalami persoalan teknis pada balapan pertama.


“Di Sepang, Wahyu Nugroho konsisten bertarung di barisan depan sehingga mendukungnya juara. Faerozi tampil di top grup tapi saat race 1 mesin motor bermasalah jadi finish ke-11 walaupun sudah di 5 besar last lap. Race 2 dia tampil garang dari start langsung ke urutan 2 dan beberapa kali memimpin race,” jelasnya.


Tak hanya kelas SS600, konsistensi Yamaha Racing Indonesia juga terlihat pada kelas AP250. Dalam lima seri yang telah berlangsung, pebalap Yamaha selalu berhasil menyumbangkan podium.


Candra Hermawan menjadi penyumbang podium pada tiga seri pertama. Setelah itu, Fadhil Musyavi melanjutkan tren tersebut pada seri keempat dan kelima.


Di Sepang, Fadhil tampil impresif dengan meraih dua podium sekaligus, yakni posisi kedua pada Race 1 dan Race 2. Hasil itu menjadi podium ketiganya musim ini setelah sebelumnya finis ketiga di Mandalika.


Dengan tampil penuh sepanjang musim ARRC, Fadhil terus menunjukkan perkembangan dan mampu bersaing di barisan depan. Saat ini, ia menempati posisi keenam klasemen sementara AP250 dengan 86 poin.


Sementara Candra Hermawan mengamankan posisi ke-10 pada Race 1 sebelum memperbaiki hasil dengan finis kelima pada Race 2. Ia juga mengoleksi 86 poin dan berada di posisi keempat klasemen sementara AP250.


Wahyu Rusmayadi mengatakan konsistensi tersebut menjadi sinyal positif bagi Yamaha Racing Indonesia dalam menghadapi seri penutup.


“Kemajuan pesat juga terjadi di kelas AP250 dimana pada 5 seri yang sudah digelar, pebalap Yamaha Racing Indonesia selalu mendapatkan podium bergantian Candra Hermawan dan Fadhil Musyavi. Musim ini berlangsung menggembirakan, tim dan rider bekerja keras dan solid untuk fokus menghasilkan kemenangan,” ujarnya.


Dengan satu seri tersisa, Yamaha Racing Indonesia kini mengincar hasil maksimal pada putaran terakhir yang akan berlangsung di Buriram, Thailand, awal Desember 2026.


“Tersisa satu putaran lagi di Buriram awal Desember nanti, kami harapkan akan memberikan result maksimal lagi untuk menutup manis musim ini,” kata Wahyu.


Bidik Kemenangan Ketiga


Keberhasilan di Sepang semakin memacu motivasi para pebalap Yamaha Racing Indonesia untuk menutup musim 2026 dengan hasil terbaik.


Wahyu Nugroho menyebut dua kemenangan beruntun di Mandalika dan Sepang sebagai pencapaian luar biasa. Ia pun membidik kemenangan ketiga pada seri terakhir.


“Dua kemenangan berturut-turut pada seri 4 dan 5 adalah berkah luar biasa. Terima kasih kepada tim yang telah bekerjasama dengan optimal, bersama-sama kami mencapai hasil maksimal yang diinginkan. Selanjutnya, saya bertekad menang lagi pada seri penutup nanti untuk mengakhiri musim ini dengan memorable,” tutur Wahyu.


M Faerozi juga melihat perkembangan positif sepanjang musim tidak terlepas dari evaluasi rutin serta dukungan tim. Menurutnya, set-up Yamaha R6 yang sesuai turut membantu meningkatkan performanya.


“Selalu ada perbaikan pada tiap seri yang dijalani sehingga saya selalu bersemangat untuk balapan. Dukungan tim dan set up motor Yamaha R6 yang sesuai membuat performa saya selalu mengalami perkembangan positif,” ucap Faerozi.


Candra Hermawan pun berharap dapat kembali naik podium pada putaran terakhir di Buriram setelah berhasil mengamankan tambahan poin di Sepang.


“Masih mendapatkan poin dari seri 5 ini membuat saya cukup senang sebagai tambahan poin buat peringkat di klasemen. Saya berharap bisa meraih podium lagi dan semoga akan tercapai pada putaran terakhir di Buriram,” kata Candra.


Sementara itu, Fadhil Musyavi menyebut dua podium di Sepang sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya di ARRC. Ia bertekad mempertahankan performa tersebut hingga seri terakhir.


“Hasil dua race yang sangat menggembirakan di Sepang, ini jadi pengalaman sangat berkesan dalam karir balapan ARRC saya. Banyak pelajaran penting yang saya ambil dan saya bertekad mempertahankan pencapaian ini,” pungkas Fadhil.


Dengan tren positif yang terus terjaga, Yamaha Racing Indonesia kini memiliki satu target terakhir: menutup musim ARRC 2026 dengan prestasi maksimal di Buriram. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Wahyu Nugroho Menang di Sepang, Yamaha Racing Indonesia Catat Dua Kemenangan Beruntun
  • 0

Terkini

Iklan