Tahlilan dan doa bersama itu dihadiri Ketua KONI Maros Chaerul Syahab, Sekretaris Umum Lory Hendra Jaya, Bendahara Umum Suyuti, sejumlah wakil ketua, serta jajaran pengurus KONI Maros.
RAKYATSATU.COM, MAROS - Suasana berbeda terasa di lantai dua Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros, Jumat malam, 7 Agustus 2026. Seusai salat Isya berjamaah, pengurus KONI Maros berkumpul bersama puluhan santri untuk mendoakan Syaful, atau yang akrab disapa Ipul, salah satu pengurus KONI Maros yang telah meninggal dunia.
Tahlilan dan doa bersama itu dihadiri Ketua KONI Maros Chaerul Syahab, Sekretaris Umum Lory Hendra Jaya, Bendahara Umum Suyuti, sejumlah wakil ketua, serta jajaran pengurus KONI Maros.
Bagi keluarga besar KONI Maros, Ipul bukan sekadar pengurus. Ia dikenal sebagai sosok yang banyak menghabiskan waktunya di sekretariat dan terlibat dalam berbagai urusan administrasi serta
kegiatan organisasi.
Chaerul mengatakan Ipul dikenal ramah, pekerja keras, dan memiliki dedikasi terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Maros.
“Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi kami semua. Malam ini kita berkumpul bukan hanya untuk mendoakan, tapi juga mengenang kebaikan-kebaikan beliau,” kata Chaerul.
Acara kemudian diisi pembacaan Surat Yasin, tahlil, dan doa bersama. Para santri juga membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an untuk mendoakan almarhum.
Chaerul berharap seluruh amal ibadah Ipul diterima Allah SWT. Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.
Kehadiran para santri membuat malam penghormatan itu terasa lebih khidmat. Bagi pengurus KONI Maros, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus penghormatan terakhir kepada salah satu orang yang selama ini ikut menghidupkan aktivitas organisasi dari balik meja sekretariat.
Sekretaris Umum KONI Maros Lory Hendra Jaya menyampaikan apresiasi kepada para santri yang telah hadir dan ikut mendoakan almarhum.
“Kami berterima kasih kepada para santri yang sudah berkenan hadir mendoakan almarhum. Semoga doa ini menjadi amal jariyah untuk kita semua,” ujar Lory.
Malam itu, aktivitas olahraga yang biasanya memenuhi sekretariat KONI Maros berganti dengan lantunan Yasin, tahlil, dan doa. Keluarga besar KONI Maros mengenang Ipul bukan melalui pertandingan atau prestasi, melainkan lewat doa dan kebaikan yang pernah ditinggalkannya. (Ikhlas/arul)