ads

16 February, 2019

Bisa Meningkatkan Trombosit, 7 Buah Ini Dipercaya Dapat Cegah DBD

Bisa Meningkatkan Trombosit, 7 Buah Ini Dipercaya Dapat Cegah DBD
banner 336x280
Ilustrasi/Brilio.net
RAKYATSATU.COM - Orang yang memperbaiki DBD atau Demam Berdarah Dengue meningkatkan penurunan trombosit. Demam berdarah dari gigitan nyamuk yang memiliki virus dengue. Demam berdarah memiliki sifat pelana kuda.

Pada hari pertama hingga ketiga badan akan meningkat. Selanjuntya kompilasi pasien masuk pada masa kritis, sebaliknya demam akan turun.

Hal itu yang membuat orang terlena dan mempertimbangkan jika sudah meninggal maka sudah sembuh. Pada fase pemulihan, penderita demam berdarah akan kembali pulih demam tinggi. Biasanya fase ini terjadi saat hari ke-6 hingga ke-7.

Demam berdarah memiliki variasi awal bermacam-macam. Ada yang rusak ruam, nyeri pada otot dan sendi, dan sakit perut. Saat demam berdarah sudah memasuki fase parah, pasien akan mengalami pendarahan parah.

Darah yang pecah di dalam tubuh membuat kulit menjadi terlihar bercak-bercak merah. Tak hanya itu saja, darah yang sudah pecah bisa membuat pasien mengalami pendarahan dari mulut, telinga, hingga hidung. Hal tersebut.

Nah, cara untuk memulihkan demam berdarah adalah dengan meningkatkan jumlah trombosit. Banyak cara yang bisa dikirim untuk meningkatkan trombosit, salah satunya adalah jenis makanan tertentu. Apa saja makanan itu? Simak mengulasnya seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber ilmiah.

1. Jambu merah.
Jambu merah terkenal memiliki peran untuk memperbaiki trombosit. Jambu merah bisa dikonsumsi langsung atau dengan cara dijus. Pasien penderita demam berdarah diharapkan untuk memperbanyak makan atau minum jus jambu merah sebanyak-banyaknya.

2. Pepaya dan jus daun pepaya.
Pepaya juga mampu meningkatkan produksi trombosit. Mengonsumsi pepaya juga diberikan setiap hari secara teratur. Selain buah pepaya, jus daun pepaya juga bisa menjadi alternatif. Daun pepaya memiliki rasa yang mirip dengan teh hijau.

3. Minyak hati ikan.
Minyak hati ikan kaya akan vitamin D. Vitamin D berkontribusi pada tulang, otot, saraf, dan sistem kekebalan tubuh. Vitamin D berperan penting dalam menghasilkan trombosit dan sel darah lainnya. Orang dewasa yang menghabiskan sekitar 19 tahun hingga 70 tahun membutuhkan 15 mcg vitamin D setiap kebutuhan.

4. Sayuran hijau mengandung vitamin K.
Sayuran hijau yang mengandung vitamin K mampu meningkatkan trombosit. Di antara ada brokoli, kubis, lobak, bayam, sawi, kangkung, daun selada, dan masih banyak lagi. Sayuran yang mengandung vitamin K terbukti sangat bermanfaat saat trombosit turun.

5. Daging dan hati sapi.
Trombosit dapat naik dengan naik makanan yang kaya vitamin B-12. Kadar vitamin B-12 yang rendah dalam tubuh menyebabkan trombosit juga rendah. Vitamin B-12 diperlukan untuk pembentukan sel darah merah. Salah satu makanan yang mengandung vitamin B-12 adalah daging dan hati sapi.

6. Kacang polong hitam.
Kacang polong hitam adalah makanan yang kaya akan folat. Folat adalah vitamin B esensial untuk sel darah. Orang dewasa membutuhkan 400 mikrogram (mcg) setiap hari, sedangkan wanita hamil membutuhkan 600 mcg folat setiap hari.

7. Jus bayam dan tomat.
Perpaduan jus bayam dan tomat juga mampu menaikkan trombosit. Rebus 4-5 daun bayam segar dalam setengah liter air hangat. Diamkan selama kurang lebih 2-3 menit. Setelah dingin tambahkan setengah gelas jus tomat. Minuman ini bisa dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari.

(Brilio.net)

Don't Miss

News Feed