loading...

Hujan Terus Mengguyur Wilayah Toraja, Ini Hasil Analisa BMKG Tana Toraja

Hujan Terus Mengguyur Wilayah Toraja, Ini Hasil Analisa BMKG Tana Toraja

RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Curah hujan yang semakin tinggi dan terus menerus mengguyur wilayah Toraja, membuat BMKG Tana Toraja melakukan beberapa penelitian, Jumat (6/7).


BMKG Tana Toraja memberikan analisa cuaca di wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, selama tanggal 1 hingga 4 Juli 2018.


Keadaan cuaca hujan ringan hingga lebat, yang terjadi sepekan ini, dipengaruhi massa udara basah di lapisan rendah yang sebagian besar terjadi di Sulawesi dan menyebabkan proses konveksi (aliran massa udara ke atas).


Terdapat pula sirkulasi siklonik di Selat Makasar (level 925/700mb). Konvergen (daerah pumpunan angin) di laut Sulawesi hingga Samudra Pasifik Timur Philipina serta terdapat belokan angin (shear) di wilayah Sulawesi sehingga terjadi massa udara yang mengumpul yang berpengaruh signifikan terjadinya pertumbuhan awan-awan hujan. 


Madden-Julian Oscillation (MJO) aktif di kuadran 5 (Maritime Continent) pada tanggal 02 – 04 Juli 2018 yang berdampak meningkatnya curah hujan di wilayah Indonesia tak terkecuali wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.


Kepala BMKG Tana Toraja, Agung Sudiono Abadi mengatakan, kondisi ini tentunya menjadi kewaspadaan bagi warga Toraja akan dampak bencana alam di sekitar permukiman warga. 


"Diharapkan agar selalu waspada terhadap genangan air, jalanan yang licin dan daerah lereng bukit yang rawan terhadap tanah longsor karena curah hujan yang tinggi berpengaruh terhadap pola tanah yang labil," kata Kepala BMKG, Agung. 


Pengaruh hujan lokal pun perlu menjadi perhatian bagi warga, yang merupakan transisi pergantian ke musim kemarau di awal Agustus mendatang. (Kris)







loading...
close
Rakyatsatu