Iklan

Iklan

Modus Pasang Stiker, Besoknya Bawa Sembako! BARAKKA: Saatnya Panwaslu Bertindak Tegas

16 Juni 2018, 9:45 AM WIB Last Updated 2018-06-16T01:45:44Z

RAKYATSATU.COM, WAJO - Aksi bagi-bagi sembako secara massif yang diduga dilakukan Tim PAMMASE kembali terkuak. Kali ini kejadiannya di Dusun Appasareng Desa Paojepe Kecamatan Keera.


Aksi ini terbongkar setelah Kordes BARAKKA di Desa Paojepe, mendapat laporan warga yang bernama Munawwarah mengaku menerima paket sembako dari tim PAMMASE atas nama Syafruddin, pada Rabu 13 Juni, sekitar jam 14.00 siang Kemarin.


"Kita baru saja menerima laporan dari dua warga atas Munawarah dan Nunung Ardiyansyah yang mengaku menerima paket sembako dari tim PAMMASE," kata Sumardi.


Menurut Sumardi, berdasarkan pengakuan kedua saksi. Awalnya Syafruddin mendatangi rumah mereka dan memasangi stiker 'Salam PAMMASE'.


"Modusnya, Syafruddin awalnya cuma pasang stiker di rumah warga. Warga, Munawarah sempat menegur, apa ini tidak berbahaya. Syafruddin membalas, tidak ada," ungkapnya.


Karena mendapat jawaban seperti itu, Munawarah pun membiarkannya. Namun selang satu hari, tepatnya Kamis (14/6) tim nomor urut 1 itu, kembali mendatangi rumah Munawarah. Kali ini dia membawa paket yang berisi, gula 1 liter dan syrup ABC 1 botol.


Saat datang membawa paket itu, lanjut Syafruddin, Munawarah pun mengaku khawatir dan takut menerima pemberian dari calon. Diapun kembali bertanya "Apa ini tidak berbahaya" tanyanya. Jawab Syafruddin "Tidak ji,".


Karena takut terjadi apa-apa dikemudian hari. Akhirnya ibu munawwarah menyampaikan hal tersebut kepada Sumadi selaku kordes BARAKKA.


Tim Hukum BARAKKA, Hasdi Hariyadi melalui rilisnya mengatakan, temuan tersebut telah dilaporkan di Panwascam Kecamatan Keera, pada Jumat sekitar jam 19.30 malam.


"Kami berharap Panwaslu, sesegera mungkin mengambil langkah tegas atas segala kejadian ini. Karena ini sudah massif terjadi dihampir semua kecamatan. Yang diberikan bukan lagi tim, tapi masyarakat," harap Hasdi.


Sementara juru bicara BARAKKA, Martono menghimbau kepada seluruh tim relawan untuk waspada dan terus berjaga-jaga mengantisipasi segala tindak kecurangan yang menggunakan berbagai modus untuk mengelabui tim.



"Tim relawan harus mengawasi wilayah masing dari aksi massif, bagi-bagi sembako dan amplop, oleh calon sebelah kepada masyarakat. Jangan sampai kita terlena dengan modus mereka. Karena alasan sedekah atau hanya untuk tim," imbuh Martono. (Rls)

Komentar

Tampilkan

  • Modus Pasang Stiker, Besoknya Bawa Sembako! BARAKKA: Saatnya Panwaslu Bertindak Tegas
  • 0

Terkini

Iklan