loading...

Gegara Andalkan Kartu PAMMASE, ibu ini Nekat Melahirkan Tampa Perawatan Medis

Gegara Andalkan Kartu PAMMASE, ibu ini Nekat Melahirkan Tampa Perawatan Medis

RAKYATSATU.COM, WAJO - Seorang Ibu Hamil (Bumil) Warga Desa Ujungnge  Kecamatan Tanasitolo, nyaris melahirkan tanpa mendapatkan perawatan medis.


Pasalnya, Bumil yang bernama Kasmiati itu, sebelumnya enggan ke Puskesmas dengan alasan telah memiliki Kartu PAMMASE. Dia beranggapan jika kartu yang dikantonginya itu sudah berlaku.


Kades Ujungnge Andi. Kadri yang dihubungi membenarkan peristiwa tersebut namun pihaknya bersama petugas posyandu sudah membawanya ke Puskesmas.


"Awalnya ada kesalapahaman. Warga yang hamil ini nekat melahirkan di rumahnya dengan alasan sudah memiliki kartu PAMMASE, dia berpikir dia bisa mendapatkan perawatan gratis karena sudah meminta kartu. Padahal kartu itu tidak berlaku sekarang," terang.


Karena ditakutkan beresiko, terpaksa Kades Ujungnge turun tangan membujuk Kasmiati ke Puskesmas agar si Ibu dan bayinya bisa mendapatkan pertolongan dari tenaga medis terutama Bidan.


"Selaku pemerintah desa tentu kami ingin warga kami melahirkan dengan selamat, makanya kita bujuk agar mau ku Peskesmas. Karena kalau melahirkan di rumah lalu terjadi hal-hal yang tak diinginkan, siapa yang bertanggung jawab? Dukun? Nantinya yang rugi Bumilnya sendiri kan," ungkap Andi Kadri.



Adapun soal Kartu yang dikantongi dari salah satu calon, Andi Kadri tidak mempersoalkan perbedaan pilihan itu. "Terserah mau pilih siapa, intinya kami mau ibu dan bayi selamat. Alhamdulillah sekarang ibu Kasmiati sudah melahirkan dengan selamat dan bayinya juga sehat," tutup Andi Kadri. (Rls)



loading...
close
Rakyatsatu