loading...

Selebaran "PilgubAntiKoruptor", "Mantan Napi Tak Pantas Jadi Pejabat Publik" Beredar di Bone

Selebaran "PilgubAntiKoruptor", "Mantan Napi Tak Pantas Jadi Pejabat Publik" Beredar di Bone

RAKYATSATU.COM, BONE - Selebaran yang bertuliskan "PilgubAntiKoruptor", "Mantan Napi Tak Pantas Jadi Pejabat Publik", "Kalau Calon itu mempunyai background pernah dihukum, tentu berbeda dengan yang tidak", beredar di Kabupaten Bone dan di dapat di Jl Poros Bone - Sinjai, Kelurahan Apala, Kecamatan Barebbo, Rabu (23/05)


Selebaran yang ada gambar Wapres RI, HM Yusuf Kalla dengan tulisan "Kalau Calon itu mempunyai background pernah dihukum, tentu berbeda dengan yang tidak", dan Mahfud MD dengan tulisan "Mantan Napi Tak Pantas Jadi Pejabat Publik", diduga disebar oleh orang lewat di Kelurahan Apala dan sampai saat ini belum diketahui siapa penyebar selebaran tersebut karena masih dalam penyelidikan PPL Kelurahan Apala dan Panwascam Barebbo.

Salah seorang anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Kelurahan Apala, Asdar mengatakan kalau selebaran itu awalnya diketahui lewat medsos di akun Facebook (Fb) milik Yusdin, melalui akun tersebut, dirinya melakukan penyelidikan dan menemukan satu buah selebaran tersebut di salah satu bengkel yang terletak di poros jalan Kelurahan Apala.

"Setelah kita mengetahui melalui medsos, langsung kami (PPL) bergerak dan menemukan satu buah. Kami belum mengetahui siapa orang yang melakukan atau menyebar selebaran tersebut. Hal ini masih kami selidiki," ujar Asdar.

Sebagaimana diketahui, ada empat (4)  pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel yang akan bertarung menjadi 01 (gubernur) di Provinsi Sulawesi Selatan, yakni:
1. Paslon HAM Nurdin Halid - H Abd Azis Qahar Mudzakar
2. Agus Arifin Nu'mang - Tanribali Lamo
3. Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman
4. Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar


Diantata keempat paslon tersebut, yang pernah dihukum (mantan napi) diduga HAM Nurdin Halid.  (Rasul)
loading...
close
Rakyatsatu