loading...

Puluhan Tahun, Nenek Tua Renta Ini Memilih Jadi Pengumpul Batu Gunung Untuk Menyambung Hidup

Puluhan Tahun, Nenek Tua Renta Ini Memilih Jadi Pengumpul Batu Gunung Untuk Menyambung Hidup
RAKYATSATU.COM, TORAJA UTARA - Puluhan tahun telah dilalui oleh beberapa kelompok warga miskin, sebagai seorang pengumpul batu gunung yang terletak di Lembang Londong Biang, Awan Rantekarua, Toraja Utara.

Tak terkecuali bagi nenek tua renta bernama nenek Rida Liku yang berusia 69 tahun. Dia yang paling tua di antara rekannya. 

Selama 15 tahun lamanya, dirinya menjadi seorang pengumpul batu gunung untuk menyambung hidup. 

Saat dijumpai sedang mengumpulkan batu bersama rekannya yang lain, nenek Liku dengan kuatnya mengangkat batu dari lereng gunung, yang kemudian dikumpulkan di pinggir jalan, Sabtu (12/05).

Dalam sehari, dirinya bekerja dari pukul 6 pagi hingga pukul 5 petang. Batu gunung yang telah ia pecah- pecahkan ini pun dikumpulkan sebanyak- banyaknya.

Selama seminggu, dirinya dapat mengumpulkan satu ret (takaran truk angkut batu) yang akan datang diambil oleh pembeli dan dihargai satu ret sebanyak 350ribu rupiah. 

"na apa dikka lakipogau senga'na, na tae' seng ku," kata nenek Liku (dalam bahasa Toraja) artinya, "Trus apa yang saya lakukan lainnya, karena saya tidak punya uang,"

Tidak ada pilihan lain bagi nenek Liku untuk bertahan menjalani hidup yang semakin penuh dengan kemelut. Menjadi seorang pengumpul batu gunung adalah pilihan satu- satunya, demi menyambung hidup. 

Hasil dari sawahnya bahkan dikatakan tidak cukup untuk sekedar makan oleh semua anggota keluarganya sehingga sebagai seorang ibu, dirinya harus banting tulang. (Kris)
loading...