loading...

Cuaca Ekstrim Landa Toraja, BMKG Lakukan Pengembangan Sistem Peringatan Dini

Cuaca Ekstrim Landa Toraja, BMKG Lakukan Pengembangan Sistem Peringatan Dini
RAKYATSATU.COM, TORAJA UTARA - Cuaca ekstrim yang melanda Toraja, hingga menimbulkan banyak bencana dan korban, sudah sepatutnya perlu ditindaki.

Berangkat dari hal ini, Lokakarya Pengembangan Sistem Peringatan Dini digelar oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Toraja yang dipimpin langsung oleh Kepala BMKG Toraja, Agung S. 

Berdasarkan putusan Peraturan Bupati No 64 tahun 2017 mengenai sistem peringatan dini/ early warning sistem pusdalops PB Kabupaten Toraja Utara, yang merupakan otoritas langsung dari Bupati, harus dijalankan, termasuk dengan penyiaran lewat media yang ada. 

Selama inipun langkah- langkah yang telah ditempuh BMKG Toraja dengan memberikan peringatan dini lewat media sosial, mengenai info warning hujan lebat dan gempa secara update. 

Namun, sinergitas dari semua aparat pemerintah dari Bupati hingga kepala RT yang perlu dibangun dalam menindaki adanya peringatan bencana yang dikeluarkan oleh BMKG untuk disampaikan ke warga. 

Menjawab adanya beberapa prakiraan cuaca yang sering meleset, BMKG menerima hal itu. 

" Namanya juga prakiraan mbak. Memberikan informasi semaksimal mungkin toh nanti realnya berbeda tetep jadi koreksi buat BMKG Toraja," kata Agung. 

Ditambahkan pula bahwa prakiraan BMKG Toraja dibikin dengan semua analisis unsur-unsur cuaca yang mendukung. Yang biasanya prakiraan hasilnya berbeda dilapangan banyak hal,terutama faktor-faktor dinamika atmosfer yang cepat berubah.

"Dan perlu catatan faktor lokal yang lebih kuat berpengaruh", ucapnya. 

Kegiatan lokakarya ini turut dihadiri oleh Kepala BPBD Toraja Utara, Yorry R. Lesawengan, Konsultan Kebencanaan Provinsi Sulsel dan seluruh Kepala Camat se-Toraja Utara. (Kris)
loading...