loading...

Bertanya Masalah Tugas Wakil Bupati, Amran SE Malah Pusing Sendiri

Bertanya Masalah Tugas Wakil Bupati, Amran SE Malah Pusing Sendiri
RAKYATSATU.COM, WAJO - Debat dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Wajo memang sudah selesai. Tapi perbincangan tentang siapa yang unggul, baik dari penguasaan materi maupun program yang disampaikan masih hangat jadi perbincangan.

Salah satunya masalah pertanyaan wakil Bupati dari pasangan nomor 1 PAMMASE, Amran SE ke wakil bupati dari pasangan nomor 2 Anwar Sadat. Dalam segmen keempat, Amran SE dipersilakan bertanya kepada Anwar Sadat untuk pendalaman visi misi. Amran SE mempertanyakan soal fungsi wakil bupati dalam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Fungsi wakil kepala daerah adalah pengawasan. Saat ini banyak daerah kini meraih WTP. Apa kiat bapak?,” tanya Amran SE kepada Anwar Sadat.

Anwar menjawab lugas dan memaparkan tiga hal. Mulai dari peningkatan sumber daya manusia (SDM) hingga tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Kita harus meningkatkan SDM, menciptakan good governance dan memberikan pemahaman agar tidak melakukan korupsi dan nepotisme,” urai mantan legislator DPRD Sulsel ini.

Moderator debat, Iqbal Sultan lalu mempersilakan Amran SE untuk menanggapi. “Saya tidak puas,” jawab pengusaha sukses ini.

“Langkah yang harus dilakukan adalah hentikan penyalahgunaan terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” lanjut Amran SE menanggapi.

“Cukup pak? Masih ada waktu,” kata sang moderator.
“Cukup,” singkat pria bertubuh ‘jangkung’ ini.
“Jawaban yang singkat dan padat,” ujar moderator.

Iqbal Sultan lalu memberikan waktu khusus kepada Anwar Sadat untuk kembali menanggapi.“Kita harus mempertahankan WTP dengan pengelolaan keuangan yang diperketat,” kata Anwar.

Jawaban Anwar Sadat yang jelas membuat Amran SE mempermalukan dirinya sendiri. Pasalnya, jawaban Anwar Sadat sudah sesuai dengan fungsi wakil bupati untuk mempertahankan WTP.

Sementara jawaban Amran SE menunjukkan pria berkumis itu tidak mengetahui sistem dipemerintahan.(*)
loading...
close
Rakyatsatu