loading...

Luar Biasa! Tanpa Anggaran, P2TP2A Tana Toraja Berjalan Sebatas Panggilan Hati

Luar Biasa! Tanpa Anggaran, P2TP2A Tana Toraja Berjalan Sebatas Panggilan Hati
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Pembentukan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) Tana Toraja, dikatakan bisa berjalan hanya dengan sebatas keterpanggilan hati nurani.

Hal ini dikatakan dengan tegas oleh ketua P2TP2A Tana Toraja Rospita Napa Biringkanae, dalam sesi konsultasi publik dan forum organisasi perangkat daerah
dalam rangka rangcangan awal penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Tana Toraja tahun 2019 di Gedung Tammuan Mali, Makale, Sabtu (03/3).

Hadir sebagai pemateri, Rospita Napa menjelaskan bahwa kehadiran tim mereka, belum memiliki dasar yang kuat. Salah satu contohnya, keanggotaan tim belum ada dari bidang Psikologi ataupun dari bidang Hukum.

Sidak yang biasa mereka lakukan pun, kadang berhenti ditengah jalan, sehingga Rospita Napa mengaku bingung. Walaupun telah bersinergi dengan pihak kepolisian, namun tentunya tak dapat ditahan juga akibat hasil sidak mereka merupakan anak dibawah umur.

" keberadaan P2TP2A hanya sebatas pembinaan saja. Tak jarang juga, laporan pengaduan yang kami terima, lebih sering dicabut kembali oleh pelapor,"katanya

Mengakhiri materinya, Rospita Napa mengingatkan orangtua sebagai kunci dari tanggung jawab terhadap anaknya. Agar selalu memberikan perhatian khusu bagi anak-anaknya, karena kasus pencabulan anak dibawah umur semakin meningkat saat itu.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Ketua DPRD Tana Toraja, Kepala OPD, Kepala Camat dan Lembang, Bidang Pemberdayaan Polres Tana Toraja, BNN Tana Toraja, dan masyarakat umum. (Kris)




loading...
close
Rakyatsatu