loading...

Kadisnak Tegaskan, di Bone Tidak Ada Telur Palsu, Penggunaan Boraks dan Formalin

Kadisnak Tegaskan, di Bone Tidak Ada Telur Palsu, Penggunaan Boraks dan Formalin
RAKYATSATU.COM, BONE - Masyarakat Kabupaten Bone tidak perlu ragu-ragu dan takut mengosumsi telur, daging dan bakso. Pasalnya, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Bone telah melakukan pemeriksaan terhadap telur, daging dan bakso dengan mengambil sample pada sejumlah penjual telur di pasar, daging dan sejumlah penual bakso serta mini market di Kabupaten Bone. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Kabupaten Bone, drh Aris Handono saat jumpa pers di aula Disnak Bone, Jl MH Thamrin Watampone, Rabu (21/03).

"Kami menegaskan bahwa di Bone tidak ada telur palsu, daging dan bakso yang mengandung formalin dan boraks. Jadi terkait telur palsu maka itu hanya issu," tegas Kadis Dinas Peternakan Kabupaten Bone, drh Aris Handono.

Ia juga menjelaskan bahwa, meski Disnak Kabupaten Bone sangat kecil tetapi memiliki talenta khususnya SDMnya sangat besar dan luar biasa. Itu bisa dibuktikan dengan adanya peningkatan di sektor peternakan.

"Meski kami OPD yang sangat kecil tapi kami memiliki talenta yang luar biasa. Itu bisa dibuktikan peningkatan sektor peternakan bila dibandingkan 5 dan 10 tahun yang lalu. Kami juga punya prestasi yang bisa dibanggakan," jelasnya.

Sejumlah penghargaan pun berhasil diraih Disnak Bone, diantaranya Rekor MURI 2017, Inovasi terbaik di Indonesia 2017 dari Mentan diterima di Jawa Timur. Saat ini 10 besar di tingkat Prov Sulsel, dengan judul kandang selingkungan.

"Kami ingin membangun imej pada publik bahwa transparansi di Dinas Peternakan Bone itu ada. Kami salah satunya OPD yang punya kepedulian terhadap HJB (Hari Jadi Bone) tahun 2018. Pada HJB ini, kami akan menggelar pasar murah produk ternak seperti telur, daging ayam, dan daging sapi, ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 - 29 Maret 2018," tuturnya.

Disnak Kabupaten Bone juga telah melakukan pemeriksaan residu bahan kimia pada bahan dan produk pangan asal hewan. 19 Maret dilakukan pengujian dengan mengambil sample ayam segar di pasar, warung bakso. Sampel diperiksa dengan metode uji organopolektik. Hal ini baru Disnak Kabupaten Bone yang laksanakan di Bone. Ada juga program Inovasi pertanian terpadu yang berkelanjutan dan ramah lingkungan
Peternak  

Selain itu, Disnak Kabupaten Bone juga telah melakukan pemeriksaan produk asal hewan terhadap bahan kimia. Ini dilakukan secara senyap karena tidak ingin membuat suatu kegaduhan. Pemeriksaan dan pengawasan masalah makan ternak, apakah murni tidak mengandung zat kimia.

Dan pada hari Raya Idul Adha nantinya, Disnak Bone akan membuat mall hewan, sekira -15 di hari H Idul Adha 2018, dengan menggunakan Sales Promotion Girl (SPG) sebagai pemasaran.

Dinas Peternakan Kabupaten Bone tengah merancang pembuatan Mal Ternak di pelataran Terminal Petta Ponggawae, Tanete Riattang Barat. Mal ini disiapkan menjelang hari raya kurban.

"Melihat banyaknya permintaan hewan kurban dari masyarakat, nanti kita akan membuat mal ternak menjelang hari raya kurban," ujarnya.

Aris menjelaskan, sistem penjualan di Mal Ternak nantinya berbeda dengan pasar-pasar hewan lainnya. Para pencari ternak akan dilayani khusus oleh Sales Promotion Girls (SPG).

"Jadi nanti kalau mau beli sapi, dekati dulu SPG-nya. Tapi jangan lama-lama," kelakar Aris. (Rasul)
loading...